DiDem

Didem!, didem-demi, atau boleh jadi didekemi

Saya tak menemukan arti yang tepat untuk kata itu, terkesan seperti nilap, menghilangkan sesuatu dengan kesadaran, atau sebuah tindak korupsi yang bisa jadi terlanjur kita maklumi.

Sekira saya tidak salah ingat, saya menemukan kata itu di sebuah harian, dan ia memberikan arti singkat kata didem itu sebagai “diambil alih kepemilikannya”, tentu saja harian itu memuat soal mobil dinas mantan Bupati dan Wakil bupat Gresik itu, cerita lama tapi tak lagi baru.

Yang menarik adalah bagaimana perilaku saling lempar tanggung orang-orang yang mestinya melayani masyarakat, sepertinya, mereka adalah orang-orang yang benar-benar sangat terlatih untuk itu, dan satu lagi,  soal anggaran mobil dinas, ijinkan saya menguti kalimat wakil ketua DPRD Gresik yang saya dapat masih dari sumber yang sama, “Memang kabarnya seperti itu. Sebab, dari pembahasan awal tadi, belum diketahui. Tidak tahu lagi kalau anggarannya disusulkan”. Simaklah kalimat bertumpuk antara tahu dan tidak tahu dalam waktu yang hampir bersamaan, maka benarlah apa yang pernah disampaikan pemerhati bahasa itu, yang pernah menulis tentang politikus yang merusak bahasa.

Jika mantan pejabat doyan ngedem, doyan mengambil alih kepemilikan yang semestinya menjadi kepemilikan masyarakatnya, bukan alih-alih mengembalikan dan mengambil alih kepemilikan, maka akan mudah untuk dipahami, seberapa besar dan barangkali saja tak terhitung, seberapa banyak yang bukan hak milik telah didem oleh mereka selama ini.

0 Responses to “DiDem”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Tentang Diri

Biasa saja, dan ini adalah tempat ketika isi kepala mulai enggan mengingat. Silahkan tinggalkan pesan anda disini

Recent Comments

Apotek Munggu Farma on Gresik Di Linimassa
Apotek Munggu Farma on Gresik Di Linimassa
Sakinah Arifin on Masa Tua
bisnis susu on Saujana
Phil on Budaya Ngopi!

Kunjungan

  • 137,145 Kunjungan

More

Subscribe in Bloglines

Powered by MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Add to Technorati Favorites

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogger Anti Korupsi

Berdiskusilah secara dewasa...</


%d bloggers like this: