Archive for March, 2010

Ukuran

Apa ukuran kesuksesan bagi sebuah pemerintahan, kemajuan, simpul-simpul kemakmuran, jalan di tempat atau setidaknya ada perubahan ke arah depan, andai alat ukur itu semudah mengempit alat pengukur suhu badan.

Agar tidak melebar, saya sedang bicara Gresik, dimana saya dan sampean yang peduli, atau sampean yang acuh dan tak peduli, atau sampean yang tiba-tiba menjadi pendukung salah satu calon Bupati dengan membabi buta itu tinggal dan mencoba memperbaiki nasib kita, saudara dan kerabat kita di Gresik yang semakin gerah karena ketidak pedulian atau kepedulian saya dan sampean semua.

Continue reading ‘Ukuran’

Advertisements

Menata Kota

Karena dari penataan sebuah kota, kita akan tahu, apakah penguasa sebuah kota/daerah itu mencintai seni atau tidak sama sekali.

Tak ada maksud untuk mempersempit, tapi terinspirasi dari slogan kota Gresik samar-samar yang perlahan tapi pasti meredup itu kita bisa merasai, “Membangun desa menata kota”. Sampean yang terkesan semrawut di kota bakal di tata, sampeyan yang didesa bakal dibangunkan segala atau beberapa yang tertinggal. Meskipun bentuk tata ruang dan tata kota Gresik tak akan meninggalkan tata ruang kota di masa lampau yang tak bisa lepas dari filsafat dan religius budaya Jawa.

Lagi-lagi slogan tentang kota harapan, penataan yang entah akan menjadi berwarna tapi rapi, tak berarturan tapi bersih atau malah liar tak terkendali, kita tak pernah tahu, slogan itu telah manjadi nyata atau kita harus puas menikmatinya dalam cantolan lampu warna-warni pinggiran jalan.

Continue reading ‘Menata Kota’

Bagaimana Jika

Karena dosa itu bukan bernama imajinasi

Saya hanya merangkum dari sekian kasat-kusut, rasan-rasan dan guneman di warung-warung kopi dan disetiap gardu jaga kampung diantara ketawa cekiki’an, senda tawa serta cerita singkat keseharian, sekilas imajinasi singkat dari sekian banyak pokok cerita itu adalah, “bagaimana jika Gresik tanpa Bupati”.

Saya tak mengajak sampean berandai-andai yang sama, apalagi menyetujui, karena mungkin sampean tak setuju, berpendapat beda, toh ini ringan dan remeh dari sekian obrolan nggak jelas yang berlagak memikiri.

Apa Gresik akan baik-baik saja?, atau ini tak mungkin, ataukah harus ada yang memimpin Gresik kedepan untuk menjaga jarak agar agar cita-cita yang tak tersentuh itu didekatkan?, apakah harus?, bagaimana jika yang diharapkan itu meleset, atau sampean malah merasa, kita memilih yang terbaik dari sekian pilihan buruk?.

Ah, ini imajinasi, dan sekali lagi, ini bukan dosa.

Gresik(ers)

Saya membaca Dublin-nya James Joyce, masih di dua pertiga bagiannya, dan dari sana saya ingat Grisse tempo doeloe, tapi dari separuh lebih itu saya bisa tahu, bagaimana geliat sebuah kota itu bisa digambarkan dengan sebegitu sulit dilupakan, tidak didapati di sebuah buku setebal Grisse tempo doeloe.

Keduanya mungkin berbeda, kita semua tahu dari judul yang jelas menggambarkan isi didalamnya, tapi Dubliners memberikan gairah kota, kegelisahan, denyut kehidupan, ketegangan masyarakat, ragam penghuni dan segala persoalan mengenai etik dan politik dalam simbol-simbol dan juga bagaimana sebuah kota itu mengharapkan sosok kepemimpinan kedepan.

Dubliners layak baca karena ia mengikuti ritme kehidupan, tidak seperti Grisse tempoe doeloe, yang mengingatkan saya akan komentar seorang teman, “Gresik berada dalam bayang-bayang keemasan masa lalu”, dan saya membenarkannya soal ini, Gresik, mungkin berada dalam kebimbangan, antara kejayaan masa lalu dan masa depan yang tak tersentuh.

Continue reading ‘Gresik(ers)’

Tidak Ada Lagi Setrum Byar Pet

Sekira 3 mingguan yang lalu, lewat stasiun televisi lokal, Dirut PLN itu mensosialisasikan listrik prabayar.

Dahlan Iskan, Dirut PT PLN itu memastikan, “Pasokan listrik di Jawa-Bali sebenarnya surplus hingga 30 persen”, ia juga memastikan tidak ada lagi pasokan setrum byar pet ke masyarakat, dalam sambutannya ia juga menambahkan, tidak masuk akal listrik byar pet apalagi sampai padam hingga 8 jam, hal itu sangat tidak mungkin dan tidak masuk akal.

Itulah sambutan, sebuah optimisme, harapan peningkatan layanan yang lebih baik, tapi setrum di Gresik masih saja byar pet akhir-akhir ini, dan untuk sekedar penjelasan sederhana, nomor pengaduan pelanggan tak bisa lagi diharapkan, itulah KSO (Kerja Sama Operasi), bukan lagi tanggung jawab PLN, sebuah kenyataan sekaligus dalih.

Continue reading ‘Tidak Ada Lagi Setrum Byar Pet’


Tentang Diri

Biasa saja, dan ini adalah tempat ketika isi kepala mulai enggan mengingat. Silahkan tinggalkan pesan anda disini

Kunjungan

  • 140,239 Kunjungan

More

Subscribe in Bloglines

Powered by MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Add to Technorati Favorites

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogger Anti Korupsi

Berdiskusilah secara dewasa...</