Gresik Dalam Kertas

Berapa kali kata “Gresik” disebut?, kata?, tentu saja maksud dari kata itu adalah merujuk pada sebuah kota di pesisir Jawa timur itu.

Dalam deretan roman pak Pram, tiga kali saya menemukan nama kota itu disebut dalam lembaran terdalam, pertama tentu saja dalam Jalan Raya Pos Jalan Daendels, Kedua, dalam tetralogi buru di buku keempat Rumah kaca, dan ketiga, Gresik disebut dalam lakon klasik Arok Dedes.

Itu artinya kota ini memang mempunyai peranan besar dalam sejarah. berulang kali dalam banyak literatur disebut-sebut sebagai kota Pelabuhan, kota dagang, pusat perdagangan, kota niaga dan sederet panjang sebutan lain untuk Gresik.

Gresik memang menyejarah, seorang teman bahkan menemukan dan rela mendownload peta Gresik pada awal abad 14 dari perpustakaan Belanda, untuk kepentingan pribadi, dan saya rasa ia akan rela berbagi dengan siapa saja yang peduli, tapi seperti itulah wajah kota seperti kota-kota yang lain, ia terdiri dari sedikit wajah-wajah peduli dan lebih banyak wajah-wajah tak peduli.

Sepatutnya kita tidak hanya diwariskan Gresik sebagai kota sejarah, bukankah menyelami masa lalu akan lebih bisa terasa jika kita yang generasi kekinian bisa merasakan meskipun dalam jaman yang sudah jauh berbeda?.

6 Responses to “Gresik Dalam Kertas”


  1. 1 indra kh September 9, 2009 at 11:39 pm

    Jika ditanya apa yang melekat dalam benak saya tentang Gresik, jawabanya adalah Sunan Gresik dan Semen Gresik.

  2. 2 Indra Gunawan September 10, 2009 at 7:45 am

    Mas Peyek kita harus bersyukur karena Gresik sekarang sudah Berhias Iman. Buktinya pas kalo kita masuk gerbang kota ini dari arah Sby..khan ada tertulis demikian…!!

  3. 3 Anang September 10, 2009 at 11:21 am

    bahagia dan senang bisa hinggap di grissee… lebih dari separuh usia… ^_^

  4. 4 denny September 10, 2009 at 2:52 pm

    Gresik… tempatku lair,liar kan remajaku.
    Meski udah 4 thn g lagi tinggal disana. Be The Best Gresik. Tambah apik.. salam gawe warkop sak nggersik + arek2 tjerme kidoel.
    Miss You’re Black Coffee..

  5. 5 cakpii September 11, 2009 at 11:45 am

    gresik ku sayang – gresik ku malang…..
    hidup di bawah bayang-bayang kebesaran masa lalu….

  6. 6 brunki September 26, 2009 at 9:30 pm

    maunya peduli tp gmn caranya?


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Tentang Diri

Biasa saja, dan ini adalah tempat ketika isi kepala mulai enggan mengingat. Silahkan tinggalkan pesan anda disini

Recent Comments

Apotek Munggu Farma on Gresik Di Linimassa
Apotek Munggu Farma on Gresik Di Linimassa
Sakinah Arifin on Masa Tua
bisnis susu on Saujana
Phil on Budaya Ngopi!

Kunjungan

  • 137,157 Kunjungan

More

Subscribe in Bloglines

Powered by MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Add to Technorati Favorites

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogger Anti Korupsi

Berdiskusilah secara dewasa...</


%d bloggers like this: