Archive for August, 2009

Kedai Teh Kedai Kopi

Gresik bukanlah kars, sebuah kota peradaban yang berada di salah satu negara perbatasan antara Eropa dan Asia, tempat jelajah panjang Ka menyisir nostalgia masa lalunya, ka, seorang tokoh yang dikisahkan dalam Snow-nya Orhan pamuk itu.

Kars, saya membayangkannya sebagai sebuah kota yang dingin, salju menutupi jalanan, kedai-kedai teh menjamur di setiap ruas jalan, pemuda nongkrong, persis seperti deskripsi panjang tentang kota Kars itu sendiri, dan Kars semakin terkesan sebagai sebuah kota horor dengan pergolakan politik dan banyaknya kasus gadis berjilbab yang bunuh diri.

Dan Gresik, kota panas berdebu, laki-laki tua muda yang memenuhi warung kopi berderet bersama secangkir kopi dan sebungkus rokok, tapi satu yang saya kira mirip, ia mencerminkan kegelisahan manusia diatasnya, kegelishan yang saya tak tahu atas apa. Bisa jadi kedai teh di Kars dan warung kopi di Gresik adalah sebuah pelarian, pelarian dari rutinitas keseharian yang menjemukan tapi sehari-hari.

Pelarian ke warung kopi di Gresik dan kedai teh di Kars menjadi sebuah pemakluman, setidaknya orang rumah merasa aman. đŸ˜€

Advertisements

Sumpah & Optimisme

Sekarang tanggal 12 Agustus 2009, berarti dua hari yang lalu, tepatnya 10 Agustus 2009 anggota Dewan Perwakilan Rakyat tingkat Kabupaten Gresik itu dilantik, mungkin saja para wakil rakyat itu disumpah, saya tidak mengetahui dengan pasti.

Wakil rakyat? Siapa sebenarnya yang membutuhkan wakil, haruskah rakyat itu diwakili demi kata sebagian yang lain adalah mensejahterakan dan memperbaiki taraf hidup?, mewakili, mungkin demikian pada mulanya, tapi bukankah sejarah demokarasi negeri ini telah mencatat dengan kalimat yang ganjil?, tepatnya justru ia memungkiri.

Hus… jangan pesimis, begitu kata kawan sebelah, kita kan harus memberikan kepercayaan, begitu kata kawan yang lain. Dan apa yang kurang dari hubungan mewakili dan diwakili itu, setelah kepercayaan, ditambah optimis dan tidak saling mencurigai.

Mungkin mereka benar, sejenak, kita melupakan bagaimana proses kemarin, tedho nerimo, tapi bukan dengan segenap kebijakan yang akan diambil mendatang jika mereka alpa bukan?.

Tujuh Keajaiban Dunia

komodo

Ini sebuah posting singkat saja, hanya sebuah ajakan untuk memberikan voting Pulau Komodo sebagai salah satu dari tujuh keajaiban dunia, setelah Borobudur sejak beberapa tahun terakhir tidak terpilih sebagai wakil Indonesia, mungkin karena lantaran kurangnya dukungan masyarakat atau memang ketidaktahuan, syukur-syukur bukan lantaran ketidak pedulian kita.

Pulau Komodo itu sekarang manjadi salah satu nominasi tujuh keajaiban dunia dan satu-satunya wakil dari Indonesia. Nah, bagi sampean yang sempat membaca posting ini, hendaknya bisa sedikit meluangkan waktu ngenet sampean dengan melakukan voting disana.

Caranya gampang, sampean bisa langsung datang ke ke www.new7wonders.com pilih Pulau Komodo dan enam lainnya yang anda sukai, lakukan registrasi dengan benar, agar suara anda dihitung. Atau bila sampean kelebihan pulsa bisa melakukannya dengan menelpon ke nomor ini +41 77 312 4041.

Ayo rek, negeri ini adalah negeri besar dengan warisan alam dan budaya yang sangat luar biasa, bukan hanya sarang koruptor, teroris, serta tempat dolanan mercon banting.


Tentang Diri

Biasa saja, dan ini adalah tempat ketika isi kepala mulai enggan mengingat. Silahkan tinggalkan pesan anda disini

Kunjungan

  • 140,239 Kunjungan

More

Subscribe in Bloglines

Powered by MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Add to Technorati Favorites

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogger Anti Korupsi

Berdiskusilah secara dewasa...</