Archive for February, 2009

Bengawan.org dan Kita

undangan-gresik

Undangan adalah ujud lain dari penghormatan, karenanya, datangilah rek, sebagai bentuk penghormatan balik dengan atau tanpa saya. Toh, mereka mengundang sebuah anak yang kita kandung bersama, sebuah komunitas yang menjejak bumi. bukan imajinasi, meskipun imajinasi  itu kadang kita perlukan, dan terakhir, meskipun anak yang berupa harapan yang kita kandung itu masih penuh dengan kekurangan.

Dan dari sana, ambil-lah sebuah pelajaran berharga, bagaimana mereka bisa mempunyai energi yang besar untuk berbuat kebaikan secara bersama sama,  ya, kita tidak hidup sendiri, kita mahkluk sosial, dan entah berapa kali kata itu disebut dengan penuh menyeluruh kehilangan makna.
Setelah sampean datang dari sana, tularkanlah energi itu, biar saya yang sudah jauh berbeda dengan kaum muda yang mempunyai lebih banyak waktu dan kesempatan untuk selalu berkumpul bersama ini mendapat suntikan energi baru untuk berbuat seperti apa yang sudah mereka lakukan itu.

Ya, mereka telah membuat sejarahnya, selamat buat blogger bengawan dan buat kita kapan kita menuliskan sejarah kita sendiri? ayo rek!

Oleh-oleh

jaziliBuah tangan, begitu kata orang, tapi oleh-oleh tak selamanya berupa benda kesenangan atau sejenis barang yang sulit didapat selain kita mengunjungi suatu tempat dan kita membeli sesuatu disana. Lalu, buah tangan itu sebagai pertanda bahwa kita telah sampai ke suatu tempat yang dimaksud.

Tapi oleh-oleh kami dari mengunjungi teman-teman komunitas blogger TPC sungguh berbeda, kami seolah mendapat oleh-oleh semangat baru, ruh baru dan sejenis dorongon semangat yang besar untuk berbuat sesuatu yang lebih dari sekedar begadang dan melototi kurs recehan terhadap dollar. ya…. aksi sosial tpc yang sungguh menggetarkan, “Bagimu guruku!”. Continue reading ‘Oleh-oleh’

Jalan

jalan-gresikGresik kota industri, begitulah jargon yang mengangkrabi kota ini, tapi sayangnya infrastruktur sangatlah acak adul.

Jalan, saya kira adalah salah satu infrastruktur utama sebuah kota yang memproklamirkan diri sebagai kota industri, ia menghubungkan satu tempat dengan tempat lain, ia yang membuat semua transportasi pemindahan suatu barang ke tempat lain dengan lancar dan ia juga yang menentukan bagaimana suatu lokasi itu strategis untuk usaha atau lahirnya sebuah industri baru, dan yang klasik lanjutan dari kalimat diatas adalah ujung-ujungnya menyerap tenaga kerja, terutama tenaga kerja lokal dan pemberdayaan ekonomi. Continue reading ‘Jalan’

Triders (Lakon-Lokal)

tridersTentu saja, saya tidak akan melewatkan blogger Gresik yang satu ini, di mulai dari perkenalan yang tidak biasanya, bagaimana tidak, kami yang asli nggersik malah ketemu dalam jagad maya gung liwang-liwung blogosphere ini.

Laki-laki lagi, dan lagi-lagi single, lagi-lagi pernah ngayom dan ngekos di ngayogyokarto hadiningrat. Bandung, Jakarta sampai Tanah Rencong pernah di jelajahinya dan ujung-ujungnya kembali ngandang di kota panas sesak penghuni dan polusi, nggersik.

Entah apa yang menjadikannya kota Gresik sebagai jujukan akhir dari aktivitasnya menjelajah, saya tak tahu, atau mungkin saya sudah alpa soal kata-kata, karena seringnya kami nggedabrus di warung kopi, terlalu banyak kata berceceran disana, sehingga saya lupa mencatatnya, satu hal yang saya ingat, suatu ketika dia pernah berkata, “Di Gresik, kita ini seperti lalat-lalat dalam kepungan sampah!”, ya, dia pernah meluncurkan telengas kalimat yang sangat menggetarkan itu. Dan tanpa pen-jlentrehan lebih jauh soal kata-katanya itu, saya bisa merasakan kemana arahnya. Continue reading ‘Triders (Lakon-Lokal)’


Tentang Diri

Biasa saja, dan ini adalah tempat ketika isi kepala mulai enggan mengingat. Silahkan tinggalkan pesan anda disini

Kunjungan

  • 138,963 Kunjungan

More

Subscribe in Bloglines

Powered by MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Add to Technorati Favorites

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogger Anti Korupsi

Berdiskusilah secara dewasa...</