Gresik, Hilang Di Otonomi Award

Dimanakah Gresik saat itu? tak ada dalam daftar nominasi satupun apalagi menang dalam salah satu kategori dalam Jawa Pos Institute of Pro Otonomi yang telah digelar kemarin malam.

Bukan soal menang atau kalah, tapi setidaknya sebagai parameter pembangunan otonomi suatu daerah, paling tidak ajang itu bisa dijadikan sebagai salah satu bukti adanya pergerakan pembangunan suatu daerah dalam banyak bidang, terutama dalam bentuk kesejahteraan dengan terbukanya kesempatan, investasi, terobosan baru dalam birokrasi, ide kreatif suatu daerah atau bentuk inovasi lain seperti layanan publik. kalo bukan lantaran ajang yang independen, lantas siapa lagi yang layak memberikan penilaian dan memberikannya untuk publik?.

Otonomi daerah memang memerlukan tangan dingin pemimpin daerah untuk mengelola dan membangun daerahnya, mungkin saja gresik skeptis dan terkesan pasrah dengan apa yang terjadi, terlebih dengan kondisi masyarakat kultural yang agamis, lantas pasrah bongko’an pada pemimpin yang pokoke ulama, lantas membuat semua terdiam dengan ketertinggalan.

Ini kutipan dari sambutan Pak Dahlan Iskan yang saya ambil dari sini.

CEO/Chairman Grup Jawa Pos Dahlan Iskan yang juga tampil dalam sesi ini mengungkapkan, seandainya jadi kepala daerah, dia ingin merombak sistem APBD. Kata dia, mestinya pengelolaan APBD bisa becermin pada pengelolaan anggaran di perusahaan swasta.

Menurut Dahlan, sistem APBD bisa dimulai dari pengalokasian anggaran. Misalnya, untuk kesejahteraan rakyat, pembangunan infrastruktur, dan gaji pegawai ditentukan masing-masing berapa persen. “Jangan lihat angka (nilai uang)-nya dulu. Kalau sudah disetujui oleh DPRD, baru disusun anggarannya,” katanya.

Kalau anggaran gaji pegawai yang dialokasikan tidak mencukupi, baru nanti dicarikan solusi. Misalnya, kurangi gaji, kurangi pegawai, atau naikkan pendapatan.

Cara seperti ini lazim dilakukan swasta. Seperti sudah diterapkan di Jawa Pos, misalnya alokasi gaji pegawai tidak boleh lebih dari 8 persen. “Jadi, kalau tidak bisa menaikkan pendapatan, ya gaji tidak naik. Karena masih banyak pos lain yang juga membutuhkan,” katanya. Dengan pendekatan seperti ini, daerah juga akan tumbuh.

Setidaknya kita belajar banyak hal dengan pemimpin yang hanya menjual label agama.

jangan-jangan, mereka memang tidak suka dinilai kinerjanya, Duh!!!

28 Responses to “Gresik, Hilang Di Otonomi Award”


  1. 1 agus rest May 1, 2008 at 4:58 pm

    menyedihkan…đŸ˜¦

  2. 2 lovesomatic May 1, 2008 at 5:05 pm

    Setidaknya kita belajar banyak hal dengan pemimpin yang hanya menjual label agama.

    walah baru nyadar thoo:mrgreen:

  3. 3 Anang May 1, 2008 at 8:18 pm

    sing penting gresik aman cak..

  4. 4 aliyulwafa May 1, 2008 at 8:55 pm

    aman tapi akeh sing ora iso mangan …., keopo iki Kyai RM!

  5. 5 chuanwei May 2, 2008 at 6:38 am

    ========
    ========

    KALO MAU BIKIN BLOG, JANGAN LUPA MASUK SINI: http://www.leoxa.com/
    (Themenya Keren Abiss & Bisa Pake Adsense)

    ========
    ========
    rame yang udah berpindah daripada blog-blog lainnya ke blog Leoxa.com karena theme yang keren

  6. 6 Kishandono May 2, 2008 at 7:11 am

    @Anang : Aman pa? kemarin denger2 ada ya mau bobol atm.

  7. 8 mybenjeng May 2, 2008 at 9:25 am

    penghargaan ini parameter yang sangat obyektif, dan mungkin satu-satunya di Indonesia, salut Pak Dahlan.

    penasaran juga gresik masuk dalam peringkat berapa, kalau di ranking se jawa timur?

    gimana pak robbah, selain pohon jariyah, terobosan lainnya dong.
    pak khuluq piye, nggak nunggu 2010 kan?đŸ™‚

  8. 9 dadan May 2, 2008 at 1:39 pm

    wah menyedihkan sekali, semoga bisa jadi cambuk untuk evaluasi

  9. 10 Tgk. Alex May 2, 2008 at 3:11 pm

    Yahhh… untuk ke depan jadi bahan introspeksi sajalah, MasđŸ™‚

  10. 11 edratna May 2, 2008 at 5:01 pm

    Pendapat pak Dahlan Iskan ada benarnya, tuntutan kenaikan gaji hendaknya diimbangi dengan peningkatan kinerja….

  11. 12 hanggadamai May 3, 2008 at 7:51 am

    sungguh benar2 mentedihkanđŸ˜¦

  12. 13 riza May 3, 2008 at 10:05 am

    sama, lamongan jg ga masuk… padahal biasanya langganan. berarti penurunan kualitas nih. saya agamis tapi ga pasrah bongkokan bo, hehehe… kayaknya umat Islam memang banyak yang belum melek ya pak

  13. 14 W|zNu May 3, 2008 at 10:19 am

    hmm, apa yang terjadi

  14. 15 SINGO KALEM May 3, 2008 at 3:20 pm

    hmm… emang paling enak itu mengkritik politik. besok-besok kalo milih bupati, tolong jangan hanya yang melek soal agama, tapi pilih juga yang berjiwa Entrepreneur. bupati Gresik…. halah!!!! ga siip blas!! mosok kalah karo blitar, sumenep, lumajang. yang jelas2 APBD kota itu di bawah Gresik. yang menyebabkan Gresik begini ini siapa y? apa peraturanya yang gak siip?
    apa pemerintahanya yang gak siip?
    apa masyarakatnya yang kurang kritis terhadap kebijakan PEMKAB?
    semoga masyarakat Gresik menjadi masyarakat yang kritis terhadap kebijakan…
    besok disambung d cak rie yo!!!

  15. 16 emultyband May 4, 2008 at 1:29 am

    bertahan dalam keadaan gresik yang….??????

  16. 17 cempluk May 5, 2008 at 7:10 pm

    saya ikut prihatin bila kota gresik blm dapat nominasi, mgk taun depan…

    berbicara soal ekonomi itu saya gak paham..

  17. 18 realylife May 5, 2008 at 8:25 pm

    sadar diri itu lebih baik , barangkali

  18. 19 Rafki RS May 5, 2008 at 11:38 pm

    Jadi teringat sama slogannya Cak Nur: “Islam Yes, Partai Islam No”. Salam kenal, semoga Gresik semakin baik.

  19. 20 syahrizal pulungan May 6, 2008 at 8:43 am

    belajar dari kesalahan itu lebih baik daripada merenungi kegagalan

  20. 21 indra kh May 6, 2008 at 4:30 pm

    semoga bisa menjadi motivasi bagi para pejabatnya untuk menjadikan Gresik lebih baik lagi

  21. 22 Edi Psw May 6, 2008 at 5:09 pm

    Wis, nggak apa-apa, lain kali moga-moga bisa menang

  22. 23 ario dipoyono May 6, 2008 at 5:55 pm

    Otonomi award… apakah bisa menjadikan sesuatu yang baik menjadi bertambah baik, atau cuma sekedar award aja

  23. 25 hendro May 10, 2008 at 3:55 pm

    kenapa gresik tidak dapat otonomi award, jawabnya…………..pusing………..aduh pusing………… joget yuk

  24. 26 Media Bawean May 10, 2008 at 4:00 pm

    Otonomi Award aja kok repot, Biarin tidak dapat otonomi award, yang penting gresik aman, nyaman, tenang, sesuai slogannya Menata Kota Membangun Desa. Tim Otonomi Awardnya mungkin ngak pergi ke desa-desa, cuman sekedar lihat di kota saja.

  25. 27 Tumes_semuT May 15, 2008 at 11:12 pm

    sudah terlalu otonom kali pak nyaris merdeka hehehe…

  26. 28 Lyla January 7, 2009 at 4:06 pm

    ketika pelaksanaan otonomi award 2008 kemarin kabupaten gresik berpartisipasi lho…

    mengajukan proyek wisatanya yang teranyar “kawasan desa wisata adenium”, perpaduan antara pariwisata dengan industri agribisnis, bagus sekali konsep yang tertuang, sebuah kemandirian pedesaan yang memotret pengembangan produk adeniumnya.

    sebenarnya sudah masuk dalam nominasi otonomi awrd (klo ga salah bertanding ma produk unggulan dari 5 kota/kabupaten lain), tapi gagal masuk ke tahap berikutnya karena tidak berimbangnya peranan lembaga-lembaga pemerintah yang berkaitan dalam memback up proyek “kawasan desa wisata adenium” tersebut.

    memang sangat disayangkan sekali, padahal proyek tersebut sangat terapresiasi sekali oleh masyarakat gresik (baik dari kalangan masyarakat desa-desa adenium, maupun masyarakat awam).

    semoga hal ini bisa jadi ajang evaluasi terutama oleh pemerintah kabupaten gresik terutama dinas-dinas terkait, sesuai dengan jargon yang digembor-gemborkan yaitu melalui “membangun desa menata kota, mewujudkan cita-cita warga.


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Tentang Diri

Biasa saja, dan ini adalah tempat ketika isi kepala mulai enggan mengingat. Silahkan tinggalkan pesan anda disini

Recent Comments

Apotek Munggu Farma on Gresik Di Linimassa
Apotek Munggu Farma on Gresik Di Linimassa
Sakinah Arifin on Masa Tua
bisnis susu on Saujana
Phil on Budaya Ngopi!

Kunjungan

  • 137,145 Kunjungan

More

Subscribe in Bloglines

Powered by MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Add to Technorati Favorites

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogger Anti Korupsi

Berdiskusilah secara dewasa...</


%d bloggers like this: