Mempermalukan Diri Sendiri

Tidak kah kita belajar dari peribahasa timur kuno itu :

“Orang yang tidak mengetahui, dan tidak mengetahui bahwa dirinya tidak mengetahui, adalah orang bodoh, maka jauhilah dia. Namun, orang yang tidak mengetahui, dan mengetahui bahwa dirinya tidak mengetahui, adalah orang bijaksana, maka ikutilah dia”

Seringkali kita sok mengetahui, nggaya, seolah kita ngerti & paham, padahal ada empat sampai lima orang yang jauh sudah menjadi referensi soal itu ada disekitar kita, mereka malah jadi pendengar yang baik.

Terserah, apa kita mau terus-terusan mempermalukan diri sendiri!😆

26 Responses to “Mempermalukan Diri Sendiri”


  1. 1 venus February 28, 2008 at 7:33 am

    lha trus, emang siapa yg mempermalukan diri sendiri? awakmu dhewe ta yo’opo? :p

  2. 2 indra kh February 28, 2008 at 9:11 am

    Berarti jangan jadi “SONYA” ya, cak kalau enggak tahu alias “SOk NYAho”:mrgreen:

  3. 3 Orang luar negri February 28, 2008 at 11:34 am

    klo kaya gini gimana kang ?
    “kita tau klo kita tau. . tapi tidak tau klo orang lain lebih tau”

  4. 4 nne February 28, 2008 at 12:27 pm

    yaya..
    bener banget tu. kadang mungkin gw juga sotoy banget dan orang sotoy itu ngeselin abis

  5. 5 Gempur February 28, 2008 at 8:16 pm

    waduh, saya kena nih! awas yo lek ketemu sampean… tak dadekno guruku loh!😀

  6. 6 quelopi February 28, 2008 at 11:11 pm

    bisanya orang seperti ini lebih menjadi kelinci percobaan, maksudnya karena dia sering berbuat sedemikian, makanya lingkungan menunjuk dia untuk menjadi alfamale misalnya singkatnya menjadi pak RT misalnya

  7. 7 ndarualqaz February 29, 2008 at 12:09 am

    aaahhh, awak tau itu, awak pernah baca di bukunya Confusius

    nah kalo posisi awak lebih ngeri lagi cak.

    Awak ini tidak tahu dan awak tahu kalo awak ini tidak tahu, tapi orang lain tidak tahu kalo awak ini tidak tahu dan mereka tidak mau tahu.

  8. 8 ndarualqaz February 29, 2008 at 12:09 am

    BTW Cak, awak udah ngeblog lagi, awak udah meng-online lagi

  9. 9 rivafauziah February 29, 2008 at 8:58 am

    Bukan mempermalukan diri – Tapi terlalu PD kali ya?

  10. 10 Hedwig™ February 29, 2008 at 4:24 pm

    kalo diem aja, dibilang kuper🙂

  11. 11 Dimas February 29, 2008 at 4:29 pm

    hm…. baiklah… setuju setuju😀

  12. 12 maruria February 29, 2008 at 6:18 pm

    saya jadi good listener reader aja…hehehehe…

  13. 13 ziegrusak March 1, 2008 at 12:00 pm

    tapi kan kurang lebih juga ada yang bilang,

    orang yang salah adalah orang yang bodoh, tapi orang yang paling bodoh adalah orang yang tidak berani mencoba karena takut salah

    lah terus gimana misalnya kita ngomong ato berbuat itu karena kita melakukan hal yang baru (bukan karena sotoy) dan pasti banyak salahnya kan????
    ato kita harus diam aja menunggu??? sampai kapan???

  14. 14 perempuannya March 1, 2008 at 12:02 pm

    Setuju….. Kita ini aslinya yo gak tahu apa-apa kok, karena yang apa-apa tu ndak bisa kehitung dengan ketahuan kita tentang apa yang kita punya cak…

  15. 15 agus rest March 1, 2008 at 12:52 pm

    hmmm…brgkali emang bener “diam itu emas” *ngopi dhisik ahh, tak enteni yohh:mrgreen: *

  16. 16 Totok Sugianto March 1, 2008 at 8:41 pm

    saya gak mau mempermalukan diri, dah capek jadi orang yang malu-maluin mending gak usah malu untuk mengakui bahwa kita memang gak tahu.😀

  17. 17 icHaaWe March 1, 2008 at 10:25 pm

    itu orang sok tau dan sombong nanmanya…
    tong kosong nyaring bunyinya

  18. 18 mrtajib March 2, 2008 at 4:15 pm

    Dan, tukul itu, diakui atau tidak, ada guru dalam hal memperolok diri sendiri……

    peyek, jangan-jangan sampeyan penggemar tuku……:D

  19. 19 franya March 2, 2008 at 10:59 pm

    khan ada paribahasanya.. malu bertanya sesat di jalan.. banyak bertanya keliatan goblognya.. nach pilih yang mana tuh/…?

  20. 20 gresikmusic March 2, 2008 at 11:47 pm

    sama kaya’ orang mabuk tapi sok sadar..

    hehe kecuali budha mabuk yg mabuk kesadaran (katanya buku sih)

  21. 21 Mardies March 3, 2008 at 2:21 am

    Kembali membaca blog yang mengingatkan. Menginspirasi. Nylekit, hehe..😀 BTW. makasih ya!

  22. 22 sef March 3, 2008 at 9:58 am

    Hmmm…emang ada benernya sih.
    Tp skali-kali jd sok tau, ngga papa toh…

  23. 24 hanggadamai March 3, 2008 at 3:31 pm

    wah klo saya emang ndak mudeng alias gaptek bin sekonyong2

  24. 25 isnuansa March 3, 2008 at 7:53 pm

    aduh, ternyata saya sering begitu

    *baru nyadar*

  25. 26 Sawali Tuhusetya March 3, 2008 at 8:10 pm

    kira2 bloger itu suka mempermalukan diri sendiri mdak ya, mas. rata2 tanpa kita sadari kita juga nggaya tuh, hehehehe😆


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s




Tentang Diri

Biasa saja, dan ini adalah tempat ketika isi kepala mulai enggan mengingat. Silahkan tinggalkan pesan anda disini

Recent Comments

Apotek Munggu Farma on Gresik Di Linimassa
Apotek Munggu Farma on Gresik Di Linimassa
Sakinah Arifin on Masa Tua
bisnis susu on Saujana
Phil on Budaya Ngopi!

Kunjungan

  • 137,157 Kunjungan

More

Subscribe in Bloglines

Powered by MyPagerank.Net

Add to Technorati Favorites

Add to Technorati Favorites

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogger Anti Korupsi

Berdiskusilah secara dewasa...</


%d bloggers like this: