Bukan soal kasus yang tak kunjung ada titik terangnya itu, tapi ini soal makanan khas Suroboyo yang berasal dari tanaman semanggi yang dulu banyak dijumpai tumbuh disawah dengan bumbu telo, rem-peyek atau krupuk puli itu.
Mempunyai nama latin Hydrocotyle sibthorpiodes Lamk, soal kandungan kimia dan khasiat silahkan anda cari sendiri.
Penjual makanan semanggi semakin sulit dicari, mungkin tempat tumbuh semanggi banyak berubah jadi gedung dan perumahan, mengkhawatirkan. Dan lagi para penjual semanggi biasanya mbah-mbah yang sudah berusia uzur, dan dijual dengan keliling.


Anggap saja keisengan yang kedaluwarsa, tapi toh ada niat baik yang juga perlu di apresiasi, berangkat dari obrolan ngalur-ngidul ndak jelas di waroeng kopi beberapa waktu lalu, dan niatan punya tempat nongkrong-nongkrong untuk metingkrang bersama didunia maya sekelas waroeng kopi.










Komentar Terakhir