Banyak sudah dhawuh yang sudah beliau haturkan, dan saya hanya perlu mengingatnya kembali, apalagi kalau tidak soal ketertarikan ulama kita itu pada politik praktis dan kekuasaan.
“Ingatlah!, jika seorang ulama ikut dalam politik praktis, maka dia tidak seberapa bisa dipercaya, bukan tidak dapat dipercaya, tapi kadar kepercayaan itu sudah turun”, begitu beliau menyampaikannya dalam bahasa yang njawani di suatu kesempatan acara diminggu pagi itu.
Boleh setuju boleh tidak, dan tentu sampean boleh berpendapat berbeda, sudah banyak analisa dan tulisan yang lebih mendalam yang dapat kita jumpai mengenai hal ini, mulai dari terpecahnya ummat, saling menghalalkan dan mengkafirkan, dan yang lebih parah saling melempar dalil-dalil demi kepentingan masing-masing, saya tidak akan memperbincangkan panjang lebar disini.
Sungguh, dengan tidak mengurangi rasa hormat saya pada para alim ulama, sebaiknya pesan dari
hadratussyaikh itu bisa dijadikan pertimbangan sebelum mengambil segala tindakan.
Ps : hanyalah bentuk kekhawatiran saya atas rame-rame pilkada!
Komentar Terakhir