Konon katanya, suara itu terdengar, karena bergetarnya pita suara. Dan pita suara itu bergetar, karena adanya dorongan besar dari dalam, yakni dari hati sang pemilik suara.
Karenanya sering kita dengar kata-kata misuh-misuh, jorok & urakan, yang sering terucap sesama kita, tapi lihat saja yang di pisuhi, nyantai-nyantai saja, senyam senyum, eh kadang malah bungah,
Sebagai kosok balen, tak jarang pula kita mendengar, kata-katanya halus, kromo inggil, kejawen sekali, yang diucapkan dengan nada halus tapi tak jarang terasa nyelekit, nggak enak didengar, agh… omongannya menyakitkan katanya.
jangan diteruskan baca, karena ini penuh dengan pisuhan murahan









Komentar Terakhir