Anugerah Bintang Akhlak Mulia

Pertama, sebagai manusia bermoral dan biar dianggap normal saya mengucapkan selamat atas anugerah ini.

Yang jelas bagi saya pribadi, apakah penilaian-penilaian semacam ini bisa dianggap valid atau tidak, terlepas dari tujuannya yang bertitik tolak dari keterpurukan kondisi moral bangsa sekarang ini.

Bagaimana kriteria penilaian itu, dan bagaimana juga dengan penilaian secara kuisioner melalui jaringan GMP-AM, bukankah lebih bisa dipertanggung jawabkan lagi kalo rakyat yang dipimpinnya yang memberikan penilaian?

Gimana, kalo sekali-sekali ada anugerah Bintang Akhlak Bejat? tujuannya, biar intropeksi diri saja, gimana?

 

ps : obrolan waroeng kopi ini lebih panjang dari tulisan ini, tapi tetep aja nggak penting.

 

31 Tanggapan ke “Anugerah Bintang Akhlak Mulia”


  1. 1 venus Juni 3, 2007 pukul 9:12 am

    pertamaxx!!!

  2. 2 venus Juni 3, 2007 pukul 9:12 am

    bintang akhlak bejat??? wakakaka…good point!

  3. 3 cakmoki Juni 3, 2007 pukul 10:26 am

    Entahlah cak, jujur saja … saya gak percaya blas model begituan, banyak boongnya sih.
    Contoh, Bupati Kutai Kertanegara di kaltim yg kaya raya, sering masuk tivi, menerima banyak penghargaan. Nun kenyataannya, sekolah banyak mau ambruk, kumuh, dll. Sekarang masuk sel di Jkt berurusan dengan KPK.
    Tim penilai mungkin disangoni atau rekayasa, diajak ke tempat yg memang sudah dipupuri duluan.
    Lama-lama anggaran negara hanya untuk dolanan.

  4. 4 anas Juni 3, 2007 pukul 11:05 am

    Idem :)

  5. 5 kurtubi Juni 3, 2007 pukul 11:16 am

    Selamat atas atas “anu-gerah” yang bikin gerah para pemerhati. eh dosenku dibawa2 sebagai penilai… gimana cak ?

  6. 6 Master Li Juni 3, 2007 pukul 11:41 am

    Para pendekar itu, nggak memamerkan ilmu dan kesaktiannya kan pak?
    Kebaikan dijadikan tebar pesona…halaaah…

    *ngakak sendiri*

  7. 7 gita Juni 3, 2007 pukul 1:39 pm

    loh masih berakhlak tah? :D

  8. 8 mrtajib Juni 3, 2007 pukul 4:21 pm

    kalau tim penilai tahu blog ini, he he he…kayaknya gak jadi tuh bintang anugrah ahklak mulianya….

  9. 9 Luthfi Juni 3, 2007 pukul 5:46 pm

    yg penting kan ada parameternya
    *sok tahu, gak ngeklik link yg dipajang*

  10. 10 deking Juni 3, 2007 pukul 8:39 pm

    Selamat Cak…
    semoga Gresik secara keseluruhan memang berakhlak mulia…
    Valid atau tidak yang penting bagaimana mempertahankan prestasi untuk tetap berakhlak mulia :D
    BTW apa para jurinya juga sudah memiliki “sertifikat” berakhlak mulia? hehehe

  11. 11 n0vri Juni 4, 2007 pukul 7:51 am

    akhlak itu mahluk apa tho?
    atau sejenis logam? makanya adanya yang mulia segala…

  12. 12 deedhoet Juni 4, 2007 pukul 9:28 am

    Boleh juga tuh, ide yang sangat bagus.

    Di luar negeri dah banyak kok award-award buat yang paling jelek. Seleb yang pakaiannya paling norak, film paling jelek, gedung yang paling jelek, wanita paling jelek, bahkan Oscar pun diberi award sebagai “The Ugliest Award in the World.” http://www.radaronline.com/features/2007/02/the_ugly_awards_1.php
    http://www.google.com/search?q=award+ugliest+-amazon+-ebay&btnG=Search&num=20&hl=en

    Harusnya di Indonesia emang ada award BINTANG BERAKHLAK BEJAT buat para pemimpin negeri ini.

    SIAPA YANG BERANI MEMULAI?
    SIAPA BERANI BUAT DAFTAR?
    Kalo dah ada daftarnya, ntar dibuat polling aja..

    Katanya Indonesia negara demokrasi. Harusnya suara kita nggak dilarang dong..

  13. 13 peyek Juni 4, 2007 pukul 11:04 am

    @ venus
    gimana mbok? setuju nggak? hehehe

    @ cakmoki
    iya cak jadi kartolo-an mereka itu

    @ anas
    idem juga

    @ kurtubi
    lha ya, gimana dosen njenengan yang nggak tahu banyak tentang gresik bisa menilai? apa nggak lebih baik penilaian itu diberikan sama rakyatnya aja tho

    @ Master Li
    jadi sertifikat masuk surga kali

    @ gita
    ngakunya gitu mbak!

    @ mrtajib
    hehehe semoga kang!

    @ Luthfi
    parameternya ada, panjang juga, aneh lagi

    @ deking
    jurinya pasti para dewa yang sudah berakhlak mulia lebih dulu

    @ n0vri
    yang sudah emas yang lebih berhak menilai

    @ deedhoet
    hayo kita mulai aja, gimana?

  14. 14 Sugeng Rianto Juni 4, 2007 pukul 3:39 pm

    Gimana, kalo sekali-sekali ada anugerah Bintang Akhlak Bejat? tujuannya, biar intropeksi diri saja, gimana?

    Setuju kang, tapi konsekunesinya harus siapkan throphy sebanyak mungkin. Banyak oknum dinegeri kita yang berakhlak bejat :lol:

  15. 15 deedhoet Juni 4, 2007 pukul 6:54 pm

    1. Tentukan & kecilkan lingkupnya. Apakah buat semua orang indonesia, pejabat & elite politik, atau termasuk seleb dan penjahat kelas rendah tapi terkenal (eg: sumanto) ato yang laen.
    2. Namanya award tentu butuh kandidat. Tentukan berapa banyak jumlah orang yang akan dimasukkan daftar kandidat penerima award.
    3. Buat daftar kandidat. Butuh orang-orang yang wawasannya luas & selalu mengikuti berita untuk membuat daftar. Perlu review singkat kenapa orang itu layak dimasukkan list. Lampirkan juga referensi yang bisa dipercaya untuk mendukung review. Ini yang paling susah kayaknya
    4. Buat poll dan adakan woro-woro supaya banyak orang nge-polling.
    5. Ada yang mo nambahin?

    Saya tergolong orang yang terlalu sering ketinggalan berita, gak ngeh sama dunia politik & gak pinter menilai orang laen jadi didut sangat tidak layak untuk membuat daftar kandidat macam gitu.

    Butuh banyak orang pemberani supaya award negatif (?) macam gini bisa terlaksana. Ada yang bersedia jadi sukarelawan?

  16. 16 peyek Juni 5, 2007 pukul 10:18 pm

    @ Sugeng Rianto
    ya harus sedia banyak throphy karena bakalan banyak yang dapat

    @ deedhoet
    mungkin bisa kita pikirkan lebih lanjut mas, nggak harus buru-buru tho, supaya lebih objektif, memang akan lebih baik jika banyak sukarelawan yang turut andil karena lebih banyak review dan reference

  17. 17 Evy Juni 6, 2007 pukul 7:35 am

    itu kayak anak SD di US pak, suka di kasih award respect kids or “helpfull kids” tujuannya ya supaya dia bertanggung jawab atas hadiahnya, kedepannya akhlak sesuai yg di harapkan dengan award nya itu…. hehehehe…

  18. 18 guss Juni 6, 2007 pukul 11:28 am

    wah Gresik bagus dong.. syukurlah… tapi nggak apa-apa juga kan ini representasi dari penampakan umum yang perlu diapresiasi..

  19. 19 jurig Juni 6, 2007 pukul 4:21 pm

    wih … selamat mas …

    sorry telat … hehehehe

  20. 20 telmark Juni 6, 2007 pukul 6:54 pm

    setuju. biar yg kena anugerahnya dpt membuka matanya lebar2 dan segera bersemedi, agar instropeksinya lebih dalam.

  21. 21 peyek Juni 6, 2007 pukul 10:01 pm

    @ Evy
    wah kalo award akhlak bejat trus apa dia mau terus mempertahankan kebejatannya? wuih

    @ guss
    penampakan atau cari muka! hehehehe….

    @ jurig
    makasih teh!
    btw, yang telat dapat award

    @ telmark
    atau malah-malah nggak muncul sama sekali

  22. 22 fachry Juni 7, 2007 pukul 2:39 pm

    kalo ada “anugerah Bintang Akhlak Bejat” bakalan seru neh..

    kandidatnya kebanyakan soalnya :P

    btw yang didapet ma Gresik boleh tuh dijadiin pelajaran bwt daerah lain, walaupun sebenernya buka “anugerah”nya yang penting

  23. 23 nyamukbingung Juni 7, 2007 pukul 3:01 pm

    ralat : bukan “anugerah”nya yang penting

  24. 24 peyek Juni 7, 2007 pukul 9:46 pm

    @ fachry
    bener mas kandidatnya bakal kebanyakan

  25. 25 Mr. Fulus Juni 8, 2007 pukul 12:56 am

    Wah, baru tahu saya kalau Gresik dapat anugerah.
    Tapi memang sesuai dengan semboyannya kok, “Gresik berhias iman” hehe
    Secara hermeneutik, terserah yang mau menafsirkannya. Ia bisa bermakna, di Gresik keimanan tidak dipraktekkan, cuma sebagai hiasan. Itu cukup membanggakan kok, daripada kota yang tidak punya perhiasan.. hik hik
    Gresik kota santri.. memang banyak santrinya. Tapi santri2 ini ada dua aliran, kanan dan kiri. Yang kanan nyantri di pondok al-Ikhlas, yang kiri nyantri di pondok al-KOHOL. Yang tidak berhaluan jadi santri kalong, habis maghrib ngaji, habis isyak nongkrong di waroeng kopi.

  26. 26 Bachtzia Juni 8, 2007 pukul 5:28 am

    iya betul biar pada nyadar

  27. 27 deedhoet Juni 8, 2007 pukul 10:17 pm

    Kandidatnya mungkin banyak, tapi awardnya cukup 3 ajalah. Yang namanya penghargaan, medali, piala, trophy, award itu kan biasanya ya cm satu atau tiga doang walaupun yang memperebutkan banyak. Kalo satu terlalu dikit. Gold award: Master Bejat, Silver award: Elite Bejat, Bronze award: Veteran Bejat. Istilahnya mungkin perlu diganti yang lebih mantep kali yah :D Gak perlu pake juara harapan segala kan, mungkin cm di indonesia aja kali ya ada juara harapan hehe.

    Btw cak peyek kalo OL dr rumah pake koneksi apa?

  28. 28 ndaru (gak login, lagi libur) Juni 11, 2007 pukul 12:23 am

    biar yang diberi anugrah dikira berakhlak mulia…..

    mode ngeyel : on

  29. 29 kangguru Juni 11, 2007 pukul 12:45 pm

    wah lama ngak mampir ke warunng kopi, nyatanya mas peyek lagi dapet anu-gerah ya, selamat mas, btw moral bejad harus itu

  30. 30 peyek Juni 11, 2007 pukul 7:03 pm

    @ Mr. Fulus
    lha Mr sampeyan nGgresik, termasuk yang mana?

    @ Bachtzia
    Setuju

    @ deedhoet
    usul menarik, OL? pake alat sedot darahnya telkom tuh, speedy!!!

    @ ndaru (gak login, lagi libur)
    he..he..he… kalo gitu selamat anda berada dalam ketersesatan hehehe

    @ kangguru
    terima kasih kang!, pada gerah semua kang!

  31. 31 Domba Garut! Juni 12, 2007 pukul 12:12 am

    Wah itu gelar yang semua orang pasti ngibrit utk dianugerahi :D
    ide gelar yang menarik :)

Tinggalkan Balasan




Tentang Diri

Hanyalah manusia biasa yang pengen mencurahkan apa yang ada didepan mata, serta isi kepala yang mulai enggan mengingat. Media untuk mencurahkan isi otak dan curhat, silahkan tinggalkan pesan anda disini

E-DEMO (Eko Kussa Putra)

Calendar

Juni 2007
S S R K J S M
« Mei   Jul »
 123
45678910
11121314151617
18192021222324
252627282930  

Kunjungan

  • 35,561 Kunjungan

More

Subscribe in Bloglines

Powered by MyPagerank.Net

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Add to Technorati Favorites

Add to Technorati Favorites

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogger Anti Korupsi

Your Status

IP