Ma’af :Saya sudah berusaha keras dengan menggunakan bahasa sehalus yang saya bisa, saya juga sudah nyruput kopi panas di warung tadi pagi, satu batang rokok, dan dengan kompres pendingin kepala berlabel “dinginkan kepalamu otak bebal yang tak bisa menahan diri!”
Sungguh bangsa yang nggak pernah belajar dari masa lalu, bangsa serakah yang masih saja menjadikan anak-anaknya sebagai tumbal demi kepentingan, kehormatan dan perut buncit para penguasa yang tak pernah puas dengan menghisap darah dan keringat rakyatnya. selengkapnya bisa dibaca disini sampai muntah.










Komentar Terakhir