Condrodipo

Entah bagaimana suatu makam tiba-tiba bisa dikeramatkan.

condrodipo

Saya tak tahu, apa yang menyebabkan sebuah tempat itu bisa dikeramatkan, lantaran sejarah karena ia adalah penerus keturunan dari seorang penggede, sekedar cerita serupa fabel, apalagi jika sebelumnya ia dianggap sebagai sesuatu yang biasa, dan hanya sekedar makam kamitua.

Lanjutkan membaca ‘Condrodipo’

Gedung Nasional

gni gresik

Siapa yang tidak tahu Gedung Nasional Indonesia, dan orang-orang lebih sering meringkasnya dengan sebutan GNI itu, Letaknya tepat di sudut jalan perempatan antara jalan Panglima Sudirman Gresik, Jalan Jaksa Agung Suprapto, Jl Malik Ibrahim dan Jalan Pahlawan Gresik. Cukup strategis untuk sebuah gedung milik pemerintah, dan mungkin kebanggan kota sebagai bagian yang bersejarah.

Melihat di pintu masuk utama, dan tepat diatasnya terdapat sebuah prasasti yang meletakkan batu pertama pembangunan gedung itu, ia adalah R, Soekarso, Bupati Kabupaten Surabaya pada 17 Agustus 1960.

Cukup lama untuk sebuah bangunan gedung yang masih telihat kokoh dengan arsitektur sederhana itu, mengingatkan saya pada Gedung Balai Pemuda di Surabaya, sama persis letaknya yang berada di pojokan, beda Balai Pemuda Surabaya beda pula Gedung Nasional Gresik itu, dari fasilitas apalagi fungsinya.

Sepertinya, ia adalah warisan sejarah yang terkesan diperah untuk keperluan komersial daripada kepentingan lain, dan jarang-jarang untuk kepentingan sejenis pameran pendidikan, dengan fasilitas yang “pokoke onok!”. Semoga, ia menjadi lebih diperhatikan dan terawat dengan baik, tidak berubah menjadi bangunan yang angker, ketika ia tak lagi laku untuk kepentingan komersial.

Seandainya Saja

Seandainya saya menjadi warga kota sampean mungkin saya tak akan kerepotan.

Bagaimana jika seorang teman, ia belum tahu benar bagaimana keadaan kota anda, dan kemarin di ujung telepon tanpa kabel ia menyampaikan keinginannya untuk berkunjung ke kota sampean, “saya sedang mengambil cuti panjang mas, saya akan menyempatkan waktu seharian untuk mampir ke sampean, kapan ada waktu luang? ajak saya keliling, saya pengen tahu Gresik”. begitu isi ringkas obrolan kemarin dengan teman kantor lama dulu.

Tiba-tiba saya membayangkan, seandainya segala sesuatu di Gresik ini tertata dengan baik, entah itu pariwisata, objek sejarah, kulineran atau pangangan, seperti yang acapkali kita lihat di kota lain yang mulai di tata untuk mempercantik diri, mempernyaman penghuni didalamnya dan membuatnya betah, tentu saya tak akan kebingungan menentukan objek mana yang akan kita sambangi secara acak atau berurutan itu, sekedar memperkenalkan kota Gresik dengan singkat tapi berkesan.

Sayangnya, Tak ada hal-hal sesederhana itu di kota ini. Mau ndak mau akan saya paksakan ia nongkrong di warung kopi, nyosor kopi dan ngudud seharian, inilah Gresik sehari-hari.

Adipura

Bangga?, tentu, sekaligus menggelitik.

Saya membayangkan keadaannya seperti ini, tiba-tiba saja saya menjadi pemenang sebuah kuis milyaran rupiah, nama saya tersebut sebagai pemenang, padahal saya sama sekali tidak merasa ikut-ikutan kuis semacam itu.

Adipura tentu soal lain, saya enggan mengingat dan mencari-cari darimana ia pertama kali dilahirkan, bagaimana bentuk penilaian, sebuah bentuk apresiasi kebersihan kota yang tulus, jujur atau penilaian sekedipan mata.

Sebagai warga Gresik, saya berbangga dengan cara yang berbeda, boleh kan? :D

Link terkait :

Ngopi

Ayo ngopi, ngobrol soal ndak penting yang dianggap penting.

ngopi

Bukankah saat seperti ini adalah saat yang menyenangkan, ngobrol soal apa saja, mungkin sedikit pribadi, mencari-cari topik, kalaupun sedang tidak ada, kita bisa mencari-carinya dari bilik pribadi untuk sekedar sebagai bahan obrolan separuh malam.

Kapan lagi?, toh terkadang kita merasa hidup ini biasa saja, dengan sedikit mengintip ranah pribadi dan menjadikannya sebagai obrolan garing akan sedikit menghilangkan kejengahan, menjadikan hidup kita sendiri jadi berbeda. serasa kita juga mengalami, berbagi, begitulah kira-kira.

Nah, kamana saja? sibuk? repot?, bersicepat mengejar waktu?, ayo ngopi maneh rek!.

Gresik, Kemana Mencari?

Tiap akhir pekan, biasanya, saya dan seorang teman blogger Rowlind kelayapan ndak jelas.

Kalau tidak sabtu pagi ya minggu pagi dan berakhir di warung kopi, sederhana saja, karena sebagai buruh dengan upah harian sudah terbiasa menyerahkan lehernya di pagi hari.

Dulu, seorang blogger pernah bilang, keluarlah 10 meter dari rumah, dan kamu akan dapat objek jika hanya sekedar aksi jeprat-jepret dengan kamera poket sederhana, dan dia pun berhasil dengan aksi keluar rumah 10 meter dan mendapatkan momen yang tidak ia sangka-sangka. Menakjubkan!, mungkin begitu reaksi yang ia dapatkan dengan nasehat blogger lain itu.

pelabuhan1

Lanjutkan membaca ‘Gresik, Kemana Mencari?’

Suatu Ketika Bisa Jadi Kita

Mendukung, apalagi untuk aksi moral seperti yang terjadi pada kasus Ibu Prita, bagi saya tak perlu alasan yang njlimet.

Singkat saja, saya mendukung aksi pembebasan murni Prita itu, karena sebagai blogger pleca-plece, bisa saja suatu ketika itu terjadi pada saya.

Akhir

Andai saja akhir jabatan itu seperti akhir usia

Saya sedang membayangkan, jika akhir masa jabatan itu seperti akhir usia, seperti ajaran religius tentang usia dan akhir kehidupan, bukankah semestinya kita bersungguh-sungguh dengan amanat dan jauh lebih khidmat?.

Tentu saja itu hanya bayangan saya tentang akan berakhirnya sebuah jabatan, dan mungkin memang tak seharusnya semua berjalan sesuai dengan apa yang saya bayangkan tentang para pejabat pengemban amanat di akhir masa jabatannya.

ketika semua telah dianggap telah benar-benar usai tentang masa jabatan, maka tak perlu lagi ada yang ditinggalkan, tentu saja dalam hal yang positif dan untuk rakyat, semua sudah berakhir, karenanya tak perlu lagi meninggalkan apa-apa, tak ada apa-apa lagi.

Dan saya sebagai bagian kecil penghuni kota Gresik merasakan hal ini, dan semoga saja ini hanya saya dan imajinasi saya tentang akhir masa jabatan yang saya paksakan seperti akhir usia kehidupan manusia sebelum nyungsep ke tanah berukuran kurang lebih 1×2 meter.

Halaman Berikutnya »


Tentang Diri

Hanyalah manusia biasa yang pengen mencurahkan apa yang ada didepan mata, serta isi kepala yang mulai enggan mengingat. Media untuk mencurahkan isi otak dan curhat, silahkan tinggalkan pesan anda disini

E-DEMO (Eko Kussa Putra)

Kunjungan

  • 54,468 Kunjungan

More

Subscribe in Bloglines

Powered by MyPagerank.Net

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Add to Technorati Favorites

Add to Technorati Favorites

KampungBlog.com - Kumpulan Blog-Blog Indonesia

Blogger Anti Korupsi

Your Status

IP

Banner as Mission

Berdiskusilah secara dewasa...